Tengkorak Kepala Ditemukan Pecah
Korban Tewas Ditanam Dalam Tanah
DUMAI(DP)-WARGA Jalan Panti Asuhan, Gang Sosial RT 14, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai dihebohkan dengan ditemukannya mayat pria tanpa identitas terkubur didalam tanah sedalam satu meter diperkebunan milik warga, Sabtu (19/5) sekitar pukul 16.30 WIB. Lokasinya, lebih kurang 100 meter dari pos penjagaan TNI. Diduga, pria tak dikenal ini sebelum tewas dianiaya dan lalu tubuhnya dimasukan kedalam tanah oleh pelaku, untuk menghilangkan jejak dan tidak diketahui orang. Saat ditemukan, tubuh korban dalam posisi menyamping hanya mengenakan celana dalam. Sedangkan kondisi kulit mayat SOSOK mayat lelaki tidak dikenal yang ditemukan terkubur didalam tanah masih menjadi tanda tanya, siapa sebenarnya mayat tersebut. Beberapa warga yang ditemui disekitar TKP mengakui tidak mengenal korban, bahkan warga sekitar juga tidak merasa ada kehilangan anggota keluarga mereka.
Diduga, korban warga luar dan kemudian dibawa pelaku dan dibuang di TKP dengan cara ditanam. “Kita sudah cek ke Ketua RT, dan sepertinya tidak ada warga yang merasa kehilangan keluarga mereka,” kata Kasat Reskrim. Karena tidak sulit untuk dikenal, bahkan telah mengeluarkan aroma tidak sedap.
Beberapa warga yang melihat langsung mayat itu, sulit untuk mengenalinnya. Yang hanya ditemukan ditubuh korban, kalung putih yang masih melingkar dilehernya.
Penemuan mayat pertama sekali oleh pemilik kebun, Kadiman (40) yang saat itu sedang mencari batang kayu untuk dijadikan tonggak tanaman kacang panjang dikebunnya. Tanpa disadari Kadiman, tiba-tiba mencium aroma bau busuk, karena penasaran kemudian berusaha mencari dari mana asal bau menyengat hidung itu.
Saat itu, Kadiman menemukan bekas galian tanah yang masih gembur, dan diatas tanah tersebut banyak lalat berterbangan memenuhi bagian atas bekas galian tanah.
Timbul kecurigaan Kadiman terhadap apa yang dilihatnya pada galian tanah itu, begitu mengamati galian Kadiman terkejut melihat ada kaki manusia dipinggiran galian tanah yang tidak tertimbun. Kemudian Kadiman melaporkan kepada Putu Adi Mulya Astuti, anggota TNI AD/Kodim 0303 Bengkalis yang sedang piket di pos jaga yang ada di depan jalan sekitar 100 meter dari penemuan mayat tersebut.
Laporan itu diteruskan kepada pihak Polsek Bukit Kapur dan Polres Dumai. Tak lama berselang, petugas Polsek dan Polres tiba di TKP, dengan mengerahkan Tim Identifikasi Reskrim Polres Dumai untuk olah TKP, dengan melakukan langkah pertama menggali tanah yang dicurigai ada mayat didalam galian tersebut.
Setelah melakukan penggalian, ditemukan sosok mayat laki-laki yang diperkirakan berukuran tinggi 150 cm tanpa identitas dan hanya mengenakan celana dalam berwarna biru dan tidak dapat dikenali lagi, pada leher korban ditemukan kalung besi putih. Saat ditemukan, pada bagian tengkorak kepala korban bagian atas pecah, diduga dipukul dengan menggunakan benda tumpul.
Kapolres Dumai AKBP Ristiawan Bulkaini SH melalui Kasat Reskrim AKP Taufiq Hidayat SH SIK yang ditemui Dumai Pos saat memimpin olah TKP mengatakan, dugaan sementara korban tewas lantaran dianiya dan kemudian tubuh korban ditanam agar tidak diketahui orang lain.
“Dugaan sementara, ini merupakan korban pembunuhan dan untuk menghilangkan jejak, pelaku menimbun korban kedalam tanah sedalam lebih kurang satu meter,” pungkas Kasat yang juga didampingi Kapolsek Bukit Kapur, AKP Saharudin ZK saat olah TKP.
Penyebab dan pelaku kasus penemuan mayat ini masih dalam penyelidikan kepolisian. Dari hasil pemeriksaan dari tubuh korban, diperkirakan mayat telah seminggu berada didalam tanah. Sulitnya untuk mengatahui siapa korban, lantaran tidak ada ditemukan identitas disekitar korban. “Kita belum mengetahui identitas korban ini, karena tidak ada ditemukan identitas diri,” ungkapnya. (wam)
DUMAI(DP)-WARGA Jalan Panti Asuhan, Gang Sosial RT 14, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai dihebohkan dengan ditemukannya mayat pria tanpa identitas terkubur didalam tanah sedalam satu meter diperkebunan milik warga, Sabtu (19/5) sekitar pukul 16.30 WIB. Lokasinya, lebih kurang 100 meter dari pos penjagaan TNI. Diduga, pria tak dikenal ini sebelum tewas dianiaya dan lalu tubuhnya dimasukan kedalam tanah oleh pelaku, untuk menghilangkan jejak dan tidak diketahui orang. Saat ditemukan, tubuh korban dalam posisi menyamping hanya mengenakan celana dalam. Sedangkan kondisi kulit mayat SOSOK mayat lelaki tidak dikenal yang ditemukan terkubur didalam tanah masih menjadi tanda tanya, siapa sebenarnya mayat tersebut. Beberapa warga yang ditemui disekitar TKP mengakui tidak mengenal korban, bahkan warga sekitar juga tidak merasa ada kehilangan anggota keluarga mereka.
Diduga, korban warga luar dan kemudian dibawa pelaku dan dibuang di TKP dengan cara ditanam. “Kita sudah cek ke Ketua RT, dan sepertinya tidak ada warga yang merasa kehilangan keluarga mereka,” kata Kasat Reskrim. Karena tidak sulit untuk dikenal, bahkan telah mengeluarkan aroma tidak sedap.
Beberapa warga yang melihat langsung mayat itu, sulit untuk mengenalinnya. Yang hanya ditemukan ditubuh korban, kalung putih yang masih melingkar dilehernya.
Penemuan mayat pertama sekali oleh pemilik kebun, Kadiman (40) yang saat itu sedang mencari batang kayu untuk dijadikan tonggak tanaman kacang panjang dikebunnya. Tanpa disadari Kadiman, tiba-tiba mencium aroma bau busuk, karena penasaran kemudian berusaha mencari dari mana asal bau menyengat hidung itu.
Saat itu, Kadiman menemukan bekas galian tanah yang masih gembur, dan diatas tanah tersebut banyak lalat berterbangan memenuhi bagian atas bekas galian tanah.
Timbul kecurigaan Kadiman terhadap apa yang dilihatnya pada galian tanah itu, begitu mengamati galian Kadiman terkejut melihat ada kaki manusia dipinggiran galian tanah yang tidak tertimbun. Kemudian Kadiman melaporkan kepada Putu Adi Mulya Astuti, anggota TNI AD/Kodim 0303 Bengkalis yang sedang piket di pos jaga yang ada di depan jalan sekitar 100 meter dari penemuan mayat tersebut.
Laporan itu diteruskan kepada pihak Polsek Bukit Kapur dan Polres Dumai. Tak lama berselang, petugas Polsek dan Polres tiba di TKP, dengan mengerahkan Tim Identifikasi Reskrim Polres Dumai untuk olah TKP, dengan melakukan langkah pertama menggali tanah yang dicurigai ada mayat didalam galian tersebut.
Setelah melakukan penggalian, ditemukan sosok mayat laki-laki yang diperkirakan berukuran tinggi 150 cm tanpa identitas dan hanya mengenakan celana dalam berwarna biru dan tidak dapat dikenali lagi, pada leher korban ditemukan kalung besi putih. Saat ditemukan, pada bagian tengkorak kepala korban bagian atas pecah, diduga dipukul dengan menggunakan benda tumpul.
Kapolres Dumai AKBP Ristiawan Bulkaini SH melalui Kasat Reskrim AKP Taufiq Hidayat SH SIK yang ditemui Dumai Pos saat memimpin olah TKP mengatakan, dugaan sementara korban tewas lantaran dianiya dan kemudian tubuh korban ditanam agar tidak diketahui orang lain.
“Dugaan sementara, ini merupakan korban pembunuhan dan untuk menghilangkan jejak, pelaku menimbun korban kedalam tanah sedalam lebih kurang satu meter,” pungkas Kasat yang juga didampingi Kapolsek Bukit Kapur, AKP Saharudin ZK saat olah TKP.
Penyebab dan pelaku kasus penemuan mayat ini masih dalam penyelidikan kepolisian. Dari hasil pemeriksaan dari tubuh korban, diperkirakan mayat telah seminggu berada didalam tanah. Sulitnya untuk mengatahui siapa korban, lantaran tidak ada ditemukan identitas disekitar korban. “Kita belum mengetahui identitas korban ini, karena tidak ada ditemukan identitas diri,” ungkapnya. (wam)