Senin, 07 Oktober 2013

Enam Oknum PNS Dumai Ditangkap Pakai Narkoba

Enam Oknum PNS Dumai Ditangkap Pakai Narkoba
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Setelah dua pekan menjabat Direktur Reserse Narkoba (Dir Resnarkoba) Polda Riau, Sabtu (5/10) malam AKBP Hermansyah SIK langsung turun kelapangan memimpin anggotanya melakukan razia ditempat hiburan malam di Pekanbaru.
Hasilnya malam itu berhasil diamankan 14 orang mengkonsumsi narkoba. Dari 14 orang tersebut 6 diantaranya adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemko Dumai.
Saat ini ke 14 orang tersebut kata Dir Resnarkoba Polda Riau, AKBP Hermansyah SIK masih diamankan untuk penyidikan lebih dalam lagi. "Barang buktinya setengah butir pil ekstasi sisa pakai mereka juga sudah kita amankan," ujar Hermansyah.
Menurut Hermansyah, 14 orang yang ditangkap di Karoeke Grand Dragon Hotel New Hollywod Jalan Kuantan Raya itu tiga diantaranya adalah perempuan dengan inisial AS warga Rohil,YB warga asal Medan dan An warga Jalan Riau, Pekanbaru.
Kemudian ditambah, laki-laki warga Pekanbaru yakni,  AF warga Jalan Kembang Harapan, Pekanbaru, Z warga Jalan Cengkeh, Pekanbaru, Pekanbaru, AS warga Perum Rajawali, Pekanbaru, Ferizal warga Jalan Tiung, Pekanbaru. "Sedangkan 7 lagi warga Dumai, dan 6 diantaranya adalah PNS Pemko Dumai yakni R, OS, SF, KH, MS dan KS," kata Hermansyah.
Pantauan Tribun dilapangan, Tim Opsnal Dit Resnarkoba Polda Riau lakukan razia Sabtu (5/10) yang dimulai dari pukul 23.45 setelah melakukan razia dibeberapa tempat hiburan malam tepat sekitar pukul 00.15 petugas merazia Karoeke Grand Drgaon Hotel New Hollywood.
Hasilnya petugas menemukan setengah butir pil ekstasi di toilet ruang VIP. Lalu petugas langsung masuk keruangan dan meminta semua pengunjung duduk dikursi. Hal itu spontan membuat pengunjung yang sedang bersuka ria terdiam dan panik. Namun ketika ditanya siapa pemilik pil ekstasi tersebut tidak ada yang mengaku.
Karena tidak ada yang mengaku petugas menggeledah 20 orang yang berada dalam ruangan dan hasilnya tidak ada ditemukan narkoba. Selanjutnya petugas memeriksa urine sebanyak 20 orang dalam ruangan VIP itu. Mereka disuruh buang air kecil satu persatu ke toilet.
Sewaktu tes urin berlangsung, ada-ada saja tingkah mereka. Ada yang mengaku tidak bisa kencing, meski sudah dipaksa, dan ada pula yang berusaha meyakinkan petugas bahwa dirinya tidak pernah mengkonsumsi narkoba. Sementara itu hasil alat tes urine berbeda dan pengakuan mereka tidak sesuai dengan kenyataan.
"Saya tak pernah memakai yang begituan (narkotika.red) pak. Saya heran juga, kenapa hasilnya positif. Padahal tidak pernah," kata KH, PNS Dumai, berusaha meyakinkan petugas.
Sedangkan R yang juga PNS di Pemko Dumai mengakui telah mengkonsomsu ekstasi di Grand Dragon. "Tadi saya memang memakainya pak," ujar R.
Dari hasil tes urine yang dilakukan petugas 14 orang positif mengkonsumsi narkoba dan 6 diantaranya adalah PNS Pemko Dumai yakni R, OS, SF, KH, MS dan KS. Mereka tercatat bertugas di Dinas Pendidikan dan Bagian Umum Pemko Dumai.
Usai mendata, petugas menggeledah dua mobil yang digunakan pelaku. Mobil pertama berjenis Nissan Grand Livina BM 1607 RK warna putih dan mobil kedua adalah Suzuki BM 1812 RK warna putuh. Dari kedua mobil tersebut, petugas tidak menemukan apapun. (*)

Senin, 21 Mei 2012


Tengkorak Kepala Ditemukan Pecah   

 Tengkorak Kepala Ditemukan Pecah


Korban Tewas Ditanam Dalam Tanah
DUMAI(DP)-WARGA Jalan Panti Asuhan, Gang Sosial RT 14, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai dihebohkan dengan ditemukannya mayat pria tanpa identitas terkubur didalam tanah sedalam satu meter diperkebunan milik warga, Sabtu (19/5) sekitar pukul 16.30 WIB. Lokasinya, lebih kurang 100 meter dari pos penjagaan TNI. Diduga, pria tak dikenal ini sebelum tewas dianiaya dan lalu tubuhnya dimasukan kedalam tanah oleh pelaku, untuk menghilangkan jejak dan tidak diketahui orang. Saat ditemukan, tubuh korban dalam posisi menyamping hanya mengenakan celana dalam. Sedangkan kondisi kulit mayat SOSOK mayat lelaki tidak dikenal yang ditemukan terkubur didalam tanah masih menjadi tanda tanya, siapa sebenarnya mayat tersebut. Beberapa warga yang ditemui disekitar TKP mengakui tidak mengenal korban, bahkan warga sekitar juga tidak merasa ada kehilangan anggota keluarga mereka.

Diduga, korban warga luar dan kemudian dibawa pelaku dan dibuang di TKP dengan cara ditanam. “Kita sudah cek ke Ketua RT, dan sepertinya tidak ada warga yang merasa kehilangan keluarga mereka,” kata Kasat Reskrim. Karena tidak sulit untuk dikenal, bahkan telah mengeluarkan aroma tidak sedap.
Beberapa warga yang melihat langsung mayat itu, sulit untuk mengenalinnya. Yang hanya ditemukan ditubuh korban, kalung putih yang masih melingkar dilehernya.
Penemuan mayat pertama sekali oleh pemilik kebun, Kadiman (40) yang saat itu sedang mencari batang kayu untuk dijadikan tonggak tanaman kacang panjang dikebunnya. Tanpa disadari Kadiman, tiba-tiba mencium aroma bau busuk, karena penasaran kemudian berusaha mencari dari mana asal bau menyengat hidung itu.
Saat itu, Kadiman menemukan bekas galian tanah yang masih gembur, dan diatas tanah tersebut banyak lalat berterbangan memenuhi bagian atas bekas galian tanah.
Timbul kecurigaan Kadiman terhadap apa yang dilihatnya pada galian tanah itu, begitu mengamati galian Kadiman terkejut melihat ada kaki manusia dipinggiran galian tanah yang tidak tertimbun. Kemudian Kadiman melaporkan kepada Putu Adi Mulya Astuti, anggota TNI AD/Kodim 0303 Bengkalis yang sedang piket di pos jaga yang ada di depan jalan sekitar 100 meter dari penemuan mayat tersebut.
Laporan itu diteruskan kepada pihak Polsek Bukit Kapur dan Polres Dumai. Tak lama berselang, petugas Polsek dan Polres tiba di TKP, dengan mengerahkan Tim Identifikasi Reskrim Polres Dumai untuk olah TKP, dengan melakukan langkah pertama menggali tanah yang dicurigai ada mayat didalam galian tersebut.
Setelah melakukan penggalian, ditemukan sosok mayat laki-laki yang diperkirakan berukuran tinggi 150 cm tanpa identitas dan hanya mengenakan celana dalam berwarna biru dan tidak dapat dikenali lagi, pada leher korban ditemukan kalung besi putih. Saat ditemukan, pada bagian tengkorak kepala korban bagian atas pecah, diduga dipukul dengan menggunakan benda tumpul.
Kapolres Dumai AKBP Ristiawan Bulkaini SH melalui Kasat Reskrim AKP Taufiq Hidayat SH SIK yang ditemui Dumai Pos saat memimpin olah TKP mengatakan, dugaan sementara korban tewas lantaran dianiya dan kemudian tubuh korban ditanam agar tidak diketahui orang lain.
“Dugaan sementara, ini merupakan korban pembunuhan dan untuk menghilangkan jejak, pelaku menimbun korban kedalam tanah sedalam lebih kurang satu meter,” pungkas Kasat yang juga didampingi Kapolsek Bukit Kapur, AKP Saharudin ZK saat olah TKP.
Penyebab dan pelaku kasus penemuan mayat ini masih dalam penyelidikan kepolisian. Dari hasil pemeriksaan dari tubuh korban, diperkirakan mayat telah seminggu berada didalam tanah. Sulitnya untuk mengatahui siapa korban, lantaran tidak ada ditemukan identitas disekitar korban. “Kita belum mengetahui identitas korban ini, karena tidak ada ditemukan identitas diri,” ungkapnya. (wam)

Jumat, 11 Mei 2012










Kebersamaan Anda dengan seseorang akan berlangsung lebih panjang dan damai, jika Anda berdua lebih tertarik kepada sesuatu yang penting di LUAR diri Anda berdua, daripada hanya kepada satu-sama lain.
Ketertarikan yang sama akan menjadikan Anda lebih dekat dan lebih ikhlas menerima kekurangan satu sama lain, dan melihatnya sebagai perbedaan yang bisa memperkaya kebersamaan Anda.
Pasangan yang HANYA tertarik kepada satu sama lain akan cepat bosan.
Maka,
Tertariklah kepada yang baik bagi Anda berdua, bukan hanya kepada satu sama lain.
 
Saat terpisah, imajinasi adalah penghubung antara dua jiwa yang saling mencintai.
Itu sebabnya, kerinduan menghasilkan janji-janji untuk memuliakan satu sama lain, yang belum tentu dipenuhi saat bertemu.
Cinta yang sedang terpisah, biasanya memang lebih mesra daripada yang dekat.
Karena,
Imajinasi cenderung membesarkan hanya yang indah dan membutakan diri dari yang akan mengecewakan.
Cinta yang dekat dan mesra, sering terbukti hambar setelah pernikahan.
Maka lebih berhati-hatilah saat cintamu terpisah jarak.
Imajinasi cinta cenderung melebih-lebihkan keindahan.